Lelaki berwajah sholeh
July 2, 2009
Itu judul salah satu cerpen di bukunya Asma Nadia. Judulnya cukup menggelitik, paling tidak bagiku, kata2 itu menyiratkan makna dan harapan yang cukup dalam..mungkin juga aku punya keinginan yang sama dengan si penulis, suatu hari ingin benar2 menemukan lelaki ini, tidak hanya berwajah sholeh tapi juga sholehnya itu paket lengkap…semua2nya…pokoknya
Mengingat kejadian bulan ini agaknya cukup membuatku geli. masih tentang lelaki berwajah sholeh. Kakakku , tiba2 akad nikah. bukan karena suatu hal yang memaksanya untuk segera menikah, tapi lebih kepada bapak yang ingin segera menenangkan hatinya, mengingat masih ada ke empat antrian anaknya yang belum menikah. wajar, sebagai keluarga yang terdiri atas 10 anggota..dengan karakter yang berbeda, akan jadi kepusingan tersendiri bagi bapak untuk mempertemukan anak2nya dengan jodohnya masing-masing. rencana pernikahan kakak yang sudah ditetapkan bulan Syawal besok ternyata benar2 bubar..yeaaah…dimajuin jadi kemaren minggu. Kaget? gak cuma kaget tapi jantungan setengah mati, pun bagi para tamu dan keluarga besar yang hadir, pasti muncul pertanyaan dalam benak mereka, “haadaaa apaa inii??” dan sekali lagi, bapak hanya tersenyum sembari menyratkan perasaan lega dihatinya, “cuman tinggal satu anak perempuannya yang belum nemu jodoh…” , hahahahah
Benar apa yang ada dalam Al Quran, bahwa laki-laki baik akan mendapat laki-laki baik laki-laki baik akan mendapat perempuan baik, pun begitu sebaliknya. namun, sebagai manusia biasa…pasti aku juga berharap bakalan ngedapetin yang cakep, yang putih, yang pinter, yang sholeh, yang bertanggung jawab, yang keren, yang kaya, yang lucu….halaaah…pokoknya semua2 deh..paket lengkap yang g pake lama
. Tapi aku sadar kok… siapapun nantinya yang datang, that is the best for me. Allah yang mengetahui isi hati, sebesar apapun harapanku, mau setinggi gunung atau sedalam lautan, Allah tau kapasitasku, akan sampe mana aku kuat menerima kehadiran seorang yang kuharap sholeh, akan datang.
jadi, tenang saja Pak (ceritanya ngomong sama Bapak
). Nanti juga akan tiba waktunya. dan dia adalah lelaki sholeh. amin.






July 2, 2009 at 4:23 am
*bisik-bisik ke bapaknya afi
pak…pak…sebenarnya sudah ada yg sholeh, tapi afienya yg ndak mau2 :p
langsung hajar bae pak
July 6, 2009 at 1:33 am
lho?? bapak…jadi saya tu mau dihajar atau dicarikan jodoh inii????
=))
July 3, 2009 at 3:29 am
ehm ehm.. tuh kan Fie si tata aja mendukung.. udah terima sajah… *ditimpuk keyboard*
July 4, 2009 at 7:12 am
hhmmm…iki sing ndi ta’ maksudmu?? yg dmn?? (*pura-pura tidak tahu)..hahahaha
July 6, 2009 at 1:37 am
BAKAAAAAAAAAAAR!!!!!!!
July 6, 2009 at 1:37 am
iyoe ta…sit…uakeh..sing endi jal…wkwkkwkwkwkwk
*kabur
July 5, 2009 at 6:07 am
What the…??!!
)
July 6, 2009 at 1:38 am
oio hahahhahahaha….salah2 tenanan aku ra weruh kui..wkwkwkwkwkwkw =))
July 16, 2009 at 2:39 pm
untung saya laki2 bejat. jadi dapetnya perempuan baik2
July 10, 2009 at 12:24 pm
Mo nikah aja kok pake bilang2 di blog sih Fi? Mbok langsung kirim undangan aja gitu…
Wah,mosok kmu ngarepin dgn menspesifikasikan warna kulit, Fi?? Rasis itu, Neng!
July 16, 2009 at 2:40 pm
bukan rasis, bo. tapi pungguk merindukan bulan, nyahaha…