TIba2..ingin memeluk seseorang..siapapun itu. Ya, rasanya cuman ingin menyandarkan kepala ini ke bahu seseorang..memeluknya lama tanpa berkata apapun, tanpa harus diminta dan meminta kapan akan melepaskan pelukan. Memalukan ya?? hehehe…secara wanita suka tiba2 aneh gitu..dikit2 mellow..menit berikutnya tiba2 marah2 sendiri… mau dapet kali ya????

haaa…gak tau lah. Hari ini kenapa ya? lagi gak enak hati, gak enak body dan gak enak dompet… wkwkwkkwkwk

Dari kemaren, kerjaan adaaaa aja yang salah. Ngoding juga jadi sering gak konsen. apalagi kalo nemu program yang mesti upload file text…huuufffff….ampun deh setengah mati itu ngerjaiinya…senasib sama kalo bikin report convert ke excel…aaaauuuu jarinya bisa jadi segede2 gajah gara2 sering ketemu sama keyboard…paling seru kalo di tengah coding tiba2 muncul… “Run Time Error” atau “Fatal Error”, waahahhahaha….solusinya…..gampang .. CTRL+ALT+DELL..trus shut down…wakakakkaakakak :D :D huuuffff!!!!!!

minggu ini juga,… di kos musti nyuci sendiri…karna tiba2 mbak nya yang bantuin nyuci di rumah ibu kos, harus pulang karna nikah..huks2!! kenapa musti minggu iniiii……kerjaan numpuuuk…musti nyuci sendiri…duit lagi bokek beraaat…..huaa..huaaa….. *mukul2in kepala…

tenaaang2…seru kok…dinikmati fi..dinikmati. inget2 kata2 Om Ariel di lagunya, “tak ada yang abadi..”

aku gak pernah tau rencana Allah..yang aku tahu, misteri yang Allah kasih itu cukup seru, cukup membuat aku hampir mati penasaran. Membayangkan ke depan akan seperti apa….

mmmmm.. :D

legi mellow…

April 24, 2009

tiba2…keinget temen2…. huuu guys…miss you…

Mencoba Menghitung

April 16, 2009

Sejak di ******* aku terkena paham keluhisme sampai tingkat akut. Ujung2nya, aku jadi gak semangat dan gak tau  mimpiku apa. Semalam, waktu kebangun pas dini hari, jadi kepikiran buat inget2 lagi hal apa yang bisa bikin aku seneng, bangga, bersyukur..yeeah at least bisa bikin aku tersenyum.

Emang sih, kalo dipikir2 lagi gak mungkin bgt kita bisa menghitung semua nikmat Allah. tapi, aah…apa salahnya dicoba, menghitung beberapa nikmat yang masih keinget.. (dasar manusia…)  Hanya untuk memudarkan sedikit faham keluhisme yang udah aku anut hampir tiga bulan ini.

yuuukk..mariii

1. Hari ini masih bisa bangun pagi dengan anggota badan lengkap, tiada kurang satu pun…masih bisa ngaca dan ngliat wajah maniez di kaca :-P

2. bisa mandi pagi dengan kamar mandi dalam… (dalam rumah…maksudnya)  *haiyaaah..

3. hape masih nyala, masih ada pulsa,sinyal dan gak lowbatt

4. Lemariku selalu penuh, it means udah gak perlu beli2 baju lagi …. :-P

5. masih ada uang di tabungan

6. masih bisa telpon2an ama rumah, masih bisa ngedenger suara ibu

7. masih bisa jalan kaki ampe kantor

8. punya gantungan hape sapi yang asli dari Jepang.. (gak pentiiing)

9.punya temen yang bisa bikin DOJO, bisa punya EDUTECHNO, bisa punya galeri souvenir sendiri, bisa punya buku sendiri..

10. punya temen yang lagi mau pendadaran… (doweeeng..hihihihi)

11. sempet ditaksir cowok  waktu kelas 4 sampe 6 SD…..trus waktu SMP ada yang sampe kirim2 surat cinta segala…waktu SMA juga siy… tapi semuanya gak ada yang pas… (aahahahhaha :D :D gak penting…)

12. masih bisa ngoding pake delphi

13. masih bisa tidur sambil meluk guling sapi

14.masih bisa inget juz amma.. :D

15.masih bisa liat foto2 di fesbuk meski sambil nyuri2 waktu.. :-P

16.masih ada waktu sehari lagi buat ngerjain dokumentasi REGENDY SCB

18.punya 9 saudara dan bapak ibu masih lengkap….masih punya rumah yang bisa dituju untukku pulang dan makan…

17.jadi inget aku ini punya teman yang pernah salaman sama presiden SBY…

So?? apa yang kamu khawatirkan afi???

………………

April 14, 2009

Just Let Me Out Of  Here…..

Freezzzz!!!!!!!!!!

April 13, 2009

Ingat film2 action? pas adegan polisi lagi ndobrak pintu, trus ketika ketemu sama penjahatnya, si polisi (bukan polisi india lho ya..soalnya inspektur Vijay pasti telat datang, jadi gak mungkin mengucapkan kata2 ini) bertertiak sambil mengacungkan pistol, “Freezzz!!!!!!!!!!!”. Teriakan itu kemudian diikuti dengan angkat tangannya si penjahat.

Kemaren, ada seorang teman yang tiba2 menanyakan hal aneh, “fi…gimana seeh caranya jadi orang yang mudah menyerah??” wuahahahahhaa, sumpah spontan aku ktawa, secara ya blom pernah ada orang nanya beginian, masak orang kok nanya gimana caranya menyerah??? aneeeh….

temanku melanjutkan kata2nya, “soalnya kamu kan orangnya mudah menyerah, suka banget berkeluh kesah…” . Ketawaku tiba2 hilang, diikuti suara pisuhan dalam hati! sial!  wkwkwkwkwkkkk :D

Jadi ceritanya gini, temanku itu punya masalah dengan yang namanya serah-menyerah atau bahasa kerennya “keikhlasan”.  Yup, dia belum bisa mengikhlaskan sesuatu (atau seseorang?? *kedip2) yang selama ini dianggapnya sebagai sesuatu yang gak mungkin lepas dari dirinya. tapi keadaan berkata lain, sesuatu itu akan terenggut darinya. Ya, “akan”, karena belum kejadian. That`s why si temenku itu bingung, mau melepaskan begitu saja, atau tetap mempertahankannya dengan resiko akan banyak orang lain yang terluka, menjadi korban, yang ujung2nya akan menimbulkan penyesalan tiada bertepi.

setelah korek-mengorek data cukup lama, didapat penyebab kenapa si temanku itu begitu sulit melepaskan “sesuatu”nya. Penyebabnya simple, “temanku itu tiada pernah kalah, alias, dalam kehidupannya dia selalu  merasa menang”, apapun kesulitan dalam hidupnya hampir selalu bisa dia atasi, apa yang menjadi keinginannya hampir selalu dia dapatkan.

mmmm, aku jadi inget waktu kecil, ketika kita selalu menang dalam setiap permainan yang kita mainkan bareng temen2 kita, akan sulit rasanya ketika satu kali kita menerima kekalahan. Padahal, dari 10 kali permainan kita cuman kalah sekali, tapi ya….kenyataanya  begitu sulit. Kalau kalah, kita selalu merasa ada temen kita yang  curang, atau….boleh jadi Tuhan sedang nggak adil waktu itu, heheheh :-P

Aku cuman bisa berkomentar sama temenku itu, “mungkin ini saatnya kamu dipaksa untuk menyerah, melepaskan sesuatu yang memang bukan milikmu”. Yeahh..ibarat polisi sama penjahat tadi, mungkin kita harus dipaksa mendengar teriakan “Freeezzz…” dan sontak kita harus mengangkat tangan kita, tanda menyerah.

“gimana caranya fi??” tanyanya sekali lagi..

aku sekali lagi cuman bisa jawab, “aku nggak punya manualnya, gak ada tutorialnya, kamu harus ngrasain sendiri… that`s the only way…”.

Terkadang, Kita merasa sulit kehilangan sesuatu karena kita selalu mengingat2nya, selalu merasa memilikinya. padahal, salah satu jalan buat ikhlas, melepaskan sesuatu  adalah melupakannya….

dan Bagaimana cara melupakan sesuatu (atau seseorang??) ??

yaaa…gak usah diinget2 lah…

so simple kan??

A puzzle

April 8, 2009

need a piece of puzzle..I will put it to make my big picture be completed.

actually not only one

but…no one has the puzzle that i want…

maybe I have to make my own big picture, and cut it into small pieces and i`ll have my own puzzle….

so..what the picture suppose to be???

Seandainya kita memiliki mesin hitung otomatis, yakni yang menghitung
jumlah keinginan kita per satuan waktu, kita mungkin akan sangat
terkejut menyadari jumlahnya. Untuk mengurangi kegamangan karena tidak
penah menyadarinya, mari kita simulasikan. Sejak bangun tidur, kita
menginginkan tidak macet, tidak terlambat, atasan bersikap memuliakan,
bawahan menyelesaikan targetnya, pelanggan menerbitkan PO-nya,
komputer tidak hang, koneksi internet cepat, sinyal handphone clear,
presentasi sukses, tidak hujan, tidak terlalu panas, makan siang enak,
tubuh selalu fit, sikap pasangan menyejukkan hati, anak-anak ceria,
ada yang menyapa di facebook, email cepat dibalas, janji relasi
ditepati, jadwal pertemuan tepat waktu, lift kosong, …, dan lain-lain.
Jika saya berkeleluasaan waktu dan cukup telaten, saya yakin dapat
membuat daftar itu sekitar 100 buah dalam hari ini. Bagaimana dengan
Anda?

Pak Mario Teguh menyatakan bahwa untuk setiap keinginan, akan selalu
ada harga yang harus dibayar untuk mencapainya. Jadi dengan semakin
banyak keinginan, maka semakin banyak sumber daya kita yang harus
dibelanjakan. Kalau dalam sehari ada 100 buah keinginan, maka akan ada
‘kebocoran’ sumber daya kita sebanyak 100 lubang. Mungkin ada korelasi
antara jumlah keinginan seseorang, dengan kebangkrutan yang terjadi,
yakni dimana jumlah pendapatan lebih kecil dibandingkan jumlah
pengeluaran.

Mungkinkah, fenomena ‘bengong’ yang diiklankan oleh produk minuman ada
kaitannya dengan banyaknya jumlah keinginan kita dalam hari itu?
Bagaimana kalau kita mencoba pendekatan lainnya, yaitu dengan
mengendalikan keinginan kita, sehingga kita tidak memerlukan minuman
suplemen yang berlebihan agar kita bisa ‘Be 100 percent’.

How come? It is easy to be ‘berisi’.

Jika Anda memperhatikan, hampir semua keinginan yang mampu Anda
daftarkan, adalah sebenarnya keinginan yang muncul sesaat, berkelebat,
remeh, tidak perlu, dan sebenarnya tidak bisa Anda kendalikan. Apakah
Anda bisa menguraikan kemacetan, padahal se-kompi polantas pun hampir
menyerah? Apakah Anda bisa mempercepat akses internet, padahal IT
manager saja ‘nyengir’? Apakah Anda bisa memerintahkan awan agar tidak
menitikkan airnya di saat Anda lewat? Yang benar saja…!

Anjurannya adalah: STOP to want it! Let it be. Biarkanlah terjadi
dengan sendirinya. Pada sisi ini, mungkin tepat anjuran ‘mengalir
saja-lah seperti air’. Ojo ngoyo. Atau, ulah merekedeweng!

Mulai sekarang fokus hanya pada satu keinginan per hari. Anda bisa
bayangkan, energi yang biasanya muntah di 100 saluran, sekarang
diarahkan hanya pada satu lubang keinginan? Anda pasti meledak!
Makanya jangan heran, jika hari ini satu-satunya keinginan Anda adalah
membuat orang lain bahagia, maka hampir seluruh orang di kantor merasa
bahagia. Jika hari ini keinginan Anda hanya ingin menjadi pribadi
baik, maka semua orang menganggap ada malaikat turun ke bumi! Jika
hari ini Anda memutuskan hanya satu keinginan yakni menjadi pribadi
yang ramah dan santun, seluruh pelanggan yang datang berjanji dalam
hatinya hanya akan membeli dari perusahaan Anda.

TIPS : sesaat setelah bangun tidur, sebelum menjejakkan kaki di
lantai, putuskan SATU SAJA KEINGINAN Anda hari ini. Pastikan keinginan
itu: besar, tinggi, mulia, berguna bagi orang banyak dan Disukai-Nya.

Siapa Bilang 100 selalu lebih baik dari 1…!

——-

From the note of Syarif Niskala

Mau kue?? kueri…..

April 3, 2009

opooooo ikiiiiii???

SELECT B.CLIENT_NAME,C.SUBCLIENTNAME,C.SUBCLIENTID,C.ACCOUNTNO,A.TRANS_FEE,  A.SAFE_CUS_FEE,A.VAT1,A.S4_CHARGES,A.COURIER_FEE,A.BOND,A.STAMP_DUTY,   (A.TRANS_FEE+A.SAFE_CUS_FEE+A.VAT1+A.S4_CHARGES+A.COURIER_FEE+A.BOND+A.STAMP_DUTY) AS TOTAL_FEE,
A.CREATED
FROM MGCPD A,SDCLN B,SDSCLN C
WHERE B.CLIENT_ID=A.BP_ID AND C.SUBCLIENTID=A.SCA_ID AND TO_CHAR(A.CREATED,’MM’)=8 AND TO_CHAR(A.CREATED,’YYYY’)=2008

select CLIENT_NAME from VW_30MI1,MGCPD WHERE VW_30MI1.CLIENT_ID=MGCPD.BP_ID

select SUBCLIENTNAME from VW_30MI1,MGCPD WHERE VW_30MI1.SUBCLIENTID=MGCPD.SCA_ID ORDER BY SUBCLIENTNAME

SELECT B.CLIENT_NAME,C.SUBCLIENTNAME,C.SUBCLIENTID,C.ACCOUNTNO,A.TRANS_FEE,A.SAFE_CUS_FEE,A.VAT1,A.S4_CHARGES,A.COURIER_FEE,
A.BOND,A.STAMP_DUTY,(A.TRANS_FEE+A.SAFE_CUS_FEE+A.VAT1+A.S4_CHARGES+A.COURIER_FEE+A.BOND+A.STAMP_DUTY) AS TOTAL_FEE,A.CREATED,to_char(sysdate,’MM’)-1
FROM MGCPD A,SDCLN B,SDSCLN C WHERE B.CLIENT_ID=A.BP_ID AND TO_CHAR(A.CREATED,’MM’)=8 AND TO_CHAR(A.CREATED,’YYYY’)=2008 AND
C.SUBCLIENTID=A.SCA_ID

SELECT B.NAMA_NPWP,A.TANGGAL_PKP,A.KODE_FAKTUR_PJK,A.VAT1,A.VAT2,A.VAT3,B.ADDRESS1,B.NPWP FROM MGCPD A, SDSCLN B WHERE A.SCA_ID=B.SUBCLIENTID

SELECT B.NAMA_NPWP,B.ADDRESS1,B.NPWP,A.TANGGAL_PKP FROM MGCPD A, SDSCLN B WHERE A.SCA_ID=B.SUBCLIENTID

select * from mgcpd

SELECT A.SCA_ID,B.SUBCLIENTID,B.NAMA_NPWP,B.ADDRESS1,B.NPWP,B.NPPKP,A.TANGGAL_PKP,A.KODE_FAKTUR_PJK,’+
‘A.TXN_CURR AS CURR,C.NOMINAL,A.VAT1 AS VAT,D.MONTH,(0.1*A.VAT1) AS PPN,’+
‘B.NPWP,A.TYPE_OF_CF,A.TANGGAL_BYR,TO_CHAR(SYSDATE,’+PETIK+’YYYY’+PETIK+’)'+
‘ AS TAHUN FROM MGCPD A, SDSCLN B, MCURR2 C, MONTHCONVERT D WHERE D.ID=TO_NUMBER(TO_CHAR(SYSDATE,’+PETIK+’MM’+PETIK+’))’+
‘ AND A.SCA_ID=B.SUBCLIENTID AND NAMA_NPWP=’+PETIK+ComboBox1.Text+PETIK+’ AND A.TXN_CURR=C.CURRENCY’;

hahahhahahahhahahaaaahahahha…

*cueeek…