Family ReUnion

June 30, 2008

it`s All About us, akhirnya keluarga besar ini bisa ngumpul juga, 10 anak plus lima menantu plus 7 “trouble maker” alias ponakan kecil2…hehehe. eh, semua ngumpul, kecuali mbak ina yang masih ada di Jepang. deuh, jarang2 bisa kemping bareng kayak gini…:)

laporan langsung dari tempat perkara kejadian….

suasana pas bikin tenda, eh, lebih tepatnya “merusakkan” tenda, hehhehehe

masih dengan usaha “merusak” tenda :p

sie dokumentasi nan cantiek dan maniez, hahahaha :D

pas OTW, subhanallah…ini sindoro ato sumbing ya? ada yang tau??

-the trouble makers- musuhnya power rangers. hehe. mereka ini ketawa2 lantaran mereka tengah menginjak2 salah satu pakleknya yang ada di bawah (demi menjaga nama baik dan identitas korban, maka korban yang ada di bagian bawah tidak diperlihatkan). heheheh :p

ronda malam, hhahahahha…..

jebule kempinge di belakang rumah kok, heheheheh :p

hari ini lagi gak enak. trus ceritanya mau posting hal2 gak penting! emang bener yang dibilang orang kalo aku ne orangnya melankolis. sedikit pleghmatis sebenarnya, jadi perpaduan antara melankolis dan pleghmatis gitu lah….sedikit aja ada hal mengganjal, bawaanya langsung BT dan emosi, suka marah2 gak jelas, apalagi kalo PMS. mood-mood-an…alias moody, padahal kata Andrea Hirata, Mood itu hanya bisa dimiliki oleh orang-orang kaya. hehehe, jadi inget liputan wawancara ma Andrea Hirata di salah satu majalah. salah satu pernyataanya yang saya suka ya itu tadi. waktu dia ditanya, “bagaimana cara anda untuk menulis, bagaimana anda membangun mood anda?” jawabannya kira2 seperti ini (redaksionalnya aku lupa), “apa? mood? hanya orang-orang kaya yang membiarkan perasaannya menguasai dirinya. saya tidak punya waktu untuk mood. saya terlalu sibuk untuk menunggu datangnya mood!”

hoooo, menohok banget jawabannya. aku jadi sadar bahwa seseorang itu dibentuk dari apa yang sudah dialaminya. misal wawancara diatas, pas aku baca, kelihatan banget Andrea hirata tu orangnya keras banget, dan terkesan sombong. tapi ya, hidup keras yang dialaminya membentuknya menjadi sosok seperti itu. bahwa hidup harus berjalan terus dan gak ada waktu untuk sekedar duduk sejenak! keburu ditinggal pergi!

ah…jadi saya ini mau nulis apa seeh sebenarnya.

ah ,, sudahlah…

ctrl+alt+del

kepinginan yang sudah berbulan2 ini akhirnya kesampaian juga…akhirnya ke BONBIN lagi…..whuaaa senangnya…lihat2 hewan…hakakakakakkak :D maklum kalo lagi “ndong” suka ngidam ke tempat2 yang nggak biasa…..

satu : melihat orang utan…tapi kok gak keliatan yak??

trus…ngliat buaya..hahahah…begitu banyak ‘buaya’ di jogja, cuman ini yang asli!

habis itu, harusnya, belakangku gajah…..tapi gak kliatan, ini kebun binatang ato kebun manusia seeh???:D

nah, yang ini foto2 gak penting, bersama orang2 yang lagi sama2 butuh pencerahan, berharap menemukan inspirasi baru di bonbin, hahahaha :D

….dan, inilah tim penjelajah bonbin kita….

hari yang menyenangkan…

besok ke bonbin lagi ah….:D

kuis buat diri saya sendiri…..

misal saya bikin tabel (stringGrid) di Delphi (apa fi? delphi???haree genee?? ck..ck..) :D

jadi saya punya tabel hasil perhitungan clustering…gimana caranya menghapus isi tabel yang nilainya ‘0′.  jadi ketika saya meng’coding’kan mencari nilai minimum, nilai 0 tidak ikut terhitung? (jadi supaya nilai minimumnya bukan 0)

ada yang bisa bantu..plissss…:D

makin kesini, saya semakin bingung. melihat berita di TV jadi gak tau mana yang bener mana yang salah. semua orang ngakunya jadi tokoh utama yang baik hati, smentara yang gak sependapat dengannya dianggap tokoh antagonis yang jahat! sumpah, saya makin gak ngerti sama negeri ini. sebentar ribut BBM naik, sebentar ribut LPJ langka, tiba2 jadi ribut2 FPI, ribut2 Aliansi Kebebasan beragama dan berkeyakinan. besok2 ribut artis ada yang mau cerai. besok2 ribut ada yang keracunan makanan. lusa ribut mau kampanye, Pilkada Risuh. besok2 nya lagi ribut mau pemilu, minta presiden mundur, ada korupsi lagi di dewan. entah bulan depan mungkin ribut harga kaos kaki seindonesia naek jadi 200000 perpasangnya! dan semua anak sekolah dan mahasiswa demo karna kaki mereka lecet akibat gak bisa beli kaos kaki….:| :| :D

oh…negeriku…..

Tuhan, sejujurnya nggak tau ya kenapa, sekarang2 saya gak bangga punya Indonesia! sungguh, bukan maksud berkhianat. tapi…memang rasanya seperti itu….maaf ya tuhan! seharusnya saya bisa berbuat sesuatu…huks..huks..huks…